Anak Bosan Belajar? Ini Ideas Mengatasinya

Fondasi belajar anak pun tidak kuat, bukan tak mungkin ia akan semakin kesulitan menyelesaikan tugas yang lebih menantang di kelas lanjutan. Memasuki tahun ajaran baru sudah saatnya bagi si kecil yang sudah cukup usia untuk masuk sekolah TK terbaik. Di masa ini biasanya orang tua mulai merasa khawatir akan kesiapan anak-anaknya. Terlebih masih mewabahnya COVID-19 yang membuat sejumlah kegiatan termasuk sekolah harus dilakukan secara online. Namun, Ibu sebaiknya juga tetap membuat jadwal belajar lainnya supaya anak tetap dapat belajar dengan maksimal meski hanya di rumah.

Selain menghilangkan kepenatan, ice breaking dapat mengasah kreatifitas anak dengan cara yang menyenangkan. Anda bisa mencarinya di Youtube dan platform edukasi anak yang berbentuk video agar mudah mempraktikkannya. Sarapan adalah hal terpenting yang perlu dilakukan sebelum memulai aktifitas, terlebih untuk anak-anak yang akan menjalani kegiatannya di sekolah. Meski sekolah dari rumah, namun membiasakan sarapan di pagi hari penting diajarkan pada anak sejak dini.

Usahakan untuk tidak belajar di atas kasur agar tidak kemudian menjadi mengantuk. Metode pembelajaran jarak jauh selama pandemi berpotensi menimbulkan tekanan fisik maupun psikis bagi Anda dan Si Kecil. Untuk mengetahui cara mengantisipasi maupun mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Metode pembelajaran jarak jauh dirancang agar anak tidak merasa bosan saat melakukan aktivitas belajar. Sebisa mungkin, jauhkan anak dari distraksi selama “sekolah di rumah”, termasuk suara yang bising. Jika memungkinkan, siapkan tempat belajar yang nyaman untuk anak di rumah.

“kita saja sebagai dosen dan mahasiswa belum terbiasa dengan metode itu, kemudian terjadi pembiasaan diri dan tentunya ini tidak mudah bagi anak usia dini. Yang dimaksud anak usia dini oleh Puteri adalah anak berumur 1-8 tahun jadi bukan hanya anak TK tapi bisa anak SD juga. Pembelajaran daring menjadi hal yang menantang bagi anak-anak dan mengakibatkan tekanan psikologis. Tekanan psikologis yang dirasakan oleh anak-anak yaitu anak-anak tidak bisa belajar dan bermain dengan teman-teman sehingga ia meras kesepian, mudah bosan dan cepat marah-marah. Kedua anak dituntut untuk belajar mandiri padahal anak usia dini masih memerlukan pendamping atau pembimbing dalam belajar.

Nah, saat anak mulai menunjukkan tanda-tanda bosan dan tidak fokus, ajak ia untuk rehat sejenak dan tanyakan cara belajar seperti apa ia sukai. Selain itu, tak ada salahnya juga, untuk menyajikan berbagai camilan sehat kesukaan anak agar ia tetap semangat belajar. Bukan hanya si kecil saja yang perlu terus berhubungan dengan pengajar atau guru, orang tua pun tetap perlu melakukannya. Selain untuk mendapat informasi seputar performa anak dalam belajar, Ibu juga dapat meminta arahan dalam membimbing anak untuk belajar di luar sekolah. Di lain sisi, orangtua juga perlu bersikap fleksibel dalam menerapkan jadwal.

Cara agar anak tidak bosan sekolah online

Fleksibilitas waktu dikondisikan agar pelajar tidak mudah bosan. Ingat, mesti kegiatan belajar dilakukan secara jarak jauh, anak tetap butuh bergerak sepanjang hari. Sediakan waktu bagi Si Kecil untuk bergerak, misalnya berolahraga ringan, sebelum belajar. Aktivitas pendidikan dengan sistem Belajar Tatap Muka tidak diperbolehkan di wilayah zona kuning, oranye, dan merah.

Jika sudah tau, pilihlah teknik belajar yang bisa membuat kamu nyaman saat belajar. Ada banyak teknik belajar efektif yang bisa kamu lakukan, misalnya teknik pomodoro, olahraga, dan Feynman. Akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini, sementara tempat belajar kamu sekarang bukanlah di sekolah lagi. Sudah hampir eight bulan, kamu harus melakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh atau belajar di rumah untuk mengurangi penyebaran virus tersebut.

Namun salah satu senjata yang seharusnya dimiliki oleh semua orang tua adalah kesabaran. Ajari anak dengan sabar dan berbasis kasih sayang agar dia merasa nyaman saat belajar. Cara mengatasi anak jenuh saat belajar di rumah di situasi pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan terus memberikan perhatian kepada mereka. Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengharuskan kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring. Saat berbincang dengan suara.com Nico menjelaskan, hasil tugas-tugas para siswa nantinya akan dikirimkan melalui grup Whatsapp yang telah disedikan.

Disarankan untuk memilih lemari yang tidak terlalu besar karena hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan perlengkapan sekolah. Dengan adanya lemari, tentu perlengkapan sekolah anak dapat terorganisir dengan baik. Akses puluhan ribu soal dan pembahasan gratis untuk belajar di sekolah dan di rumah.

Virus Corona menyebar kian cepat di beberapa wilayah termasuk juga di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah dengan sigap mengeluarkan kebijakan guna mencegah penyebaran virus ini. Akibatnya, proses belajar mengajar harus dilakukan secara onlinedan jarak jauh.